Main Motor Di Pantai Memang Menyenangkan, Tapi...

Main Motor Di Pantai Memang Menyenangkan, Tapi...

Home » Stories » Main Motor Di Pantai Memang Menyenangkan, Tapi...
Boyo Maladi | 28 December 2022

Melakukan adventure di tepi pantai tak sekadar menyenangkan, tapi juga memberikan banyak manfaat kepada rider tentang basic skill di motocross.

Hal itu disampaikan oleh Agha Riansyah, crosser nasional yang tergabung dalam 76Rider MX Squad.

“Bicara soal trek motocross, kebetulan saya suka karakter trek berpasir,” ujar Agha kepada 76Rider. 

Dia melanjutkan, trek berpasir mengajarkan kepadanya banyak hal. 

“Kita bisa melatih skill berkendara seperti cornering, berem, wheelie dan lain sebagainya,” tukas rider kelahiran Pasuruan, 8 Mei 1992.

Selain itu, trek berpasir memberikan keuntungan lain. 

“Kalau jatuh enggak terlalu parah, karena enggak terlalu keras tanahnya,” ujar Agha.

Tapi ini juga terkait dengan safety gear dan riding gear yang kita pakai. 

“Jadi jangan karena merasa aman, terus kita mengabaikan safety,” pesannya.

Dia pun mengisahkan pengalamannya ketika membuat konten video riding di tepi pantai. “Waktu itu kita syuting di Pantai Teleng Ria, Pacitan, tahun 2021,” kisah Agha.

Saat kru mengambil gambar, tiba-tiba ada kerikil yang terlontar dari roda belakang motor dan mengenai kepala kru tersebut.

 “Ya, karena terlontar sangat keras, kerikil itu mengenai kepalanya sampai bocor,” ujar Agha. 

Untuk itu dia kembali berpesan pentingnya safety gear terutama yang melindungi kepala, seperti goggle dan helm.

“Ya, di luar itu body protector juga diperlukan karena sekali lagi kita tidak bisa memprediksikan, apa yang akan terjadi,” tandasnya.

Selain itu Agha juga berpesan pentingnya perawatan motor, baik sebelum dan setelah dipakai riding di tepi pantai.

“Yang harus diingat sifat air laut yang mengandung garam sehingga sangat korosif terhadap logam, dalam hal ini komponen motor,” tunjuknya.

Agha mengatakan biasanya, sebelum main motor di tepi pantai, ia terlebih dahulu menyemproti beberapa komponen di bagian bawah yang kemungkinan akan banyak terkena air laut, dengan pelumas.

 “Asal jangan sampai terkena komponen pengereman ya,” senyum Agha.

Selain itu, setelah selesai, usahakan langsung menyemprot motor dengan air bersih. 

“Syukur-syukur bisa sekalian dicuci bersih,” pesan Agha.

Tak kalah pentingnya, Agha juga berpesan agar memastikan dulu pantai yang dipakai main adventure bukan pantai konservasi. 

“Karena itu biasanya saya cari-cari info dulu tentang pantai tersebut. Apakah pantai alami, atau pantai wisata, karena kalau masuk ke pantai wisata atau pantai konservasi pasti tidak diperbolehkan untuk main motor di sana,” ujarnya. 



MORE STORIES